Pemdes Di Kecamatan Kedungdung Menggunakan Sistem Informasi Pelayanan Desa Berbasis Web

Website Desa Banyukapah
website desa banyukapah

Pemdes Di Kecamatan Kedungdung Menggunakan Sistem Informasi Pelayanan Desa Berbasis Web. Perkembangan sistem informasi menuntut pelayanan publik harus ikut terintegrasi secara online. Sehingga, website desa perlu diadakan untuk memaksimalkannya. Sistem informasi pelayanan desa berbasis web secara praktis membuat pelayanan desa dan sosialisasi desa menjadi jauh lebih cepat dan mudah.

Dengan pertimbangan tersebut, beberapa Pemerintah Desa di Kecamatan Kedungdung merintis website desa untuk kepentingan pelayanan serta penyampaian informasi. Hal tersebut tentu saja memudahkan perangkat desa untuk mengakses masyarakatnya.

Website Desa di Kecamatan Kedungdung

Pemerintah Desa di kecamatan Kedungdung merasa website adalah media yang sangat penting dalam proses pelaksanaan pelayanan. Beberapa Desa yang telah mempunyai domain aktif dan sudah beroperasi adalah:

www.pemdes-pajeruan.my.id untuk Desa Pejeruan

www.pemdes-komis.my.id untuk Desa Komis

www.pemdes-banyukapah.my.id untuk Desa Banyukapah, dan

www.pemdes-moktesareh.my.id untuk Desa Moktesareh

Website Desa Komis
Website Desa Komis

Empat domain tersebut merupakan contoh website desa di kecamatan Kedungdung yang sudah aktif dan bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat. Dengan website tersebut, pemerintah desa akan lebih maksimal dalam melayani masyarakat.

Mengingat sistem informasi desa sangatlah penting untuk selalu di upgrade sesuai perkembangan zaman, website desa di kecamatan Kedungdung diharapkan mendapatkan antusiasme yang baik dari masyarakat.

Fungsi Website Desa di Kecamatan Kedundung

Dalam pengaplikasiannya, ada beberapa fungsi website desa yang hendak ditargetkan oleh pemerintah desa di kecamatan Kedungdung. Diantaranya adalah:

1. Pemberian Informasi

Website memiliki laman khusus postingan informasi. Bagian ini difungsikan penuh untuk memberikan informasi terkait desa bersangkutan. Entah itu berita terkini, kegiatan masyarakat, informasi APBDes, LPJ APBDes, dan masih banyak lagi.

Dengan adanya website sebagai sistem informasi desa,  diharapkan akan terjadi percepatan arus informasi dan komunikasi. Sehingga, kondisi desa jauh lebih update dimengerti oleh masyarakat setempat.

Website Desa Pajeruan
Website Desa Pajeruan


2. Pemberitahuan Masyarakat

Website dengan kemudahan aksesnya akan digunakan sebagai sarana pemberitahuan atau pengumuman. Entah itu tentang update Covid-19, daftar penerima bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa, dan masih banyak lagi.

Intinya, website desa adalah platform yang bisa hadir full 24 jam online, sehingga dapat memudahkan pemerintah dalam memberikan pengumuman secara efektif dan efisien. Namun ada kekurangan dari segi akses masyarakat di rentang usia lanjut.

3. Branding Desa

Indikator kemajuan desa salah satunya adalah dilihat dari citra atau branding-nya. Dalam hal ini, website sangatlah berperan penting. Sebab website bisa menampilkan profil wilayah desa dan semua hal-hal terkait kegiatan desa.

Dengan adanya website, sebuah desa akan lebih terlihat maju dan update. Semakin masyarakat mengenal desanya sendiri, semakin semangat juga mereka memperbaiki desanya.

Selain itu, website juga berfungsi untuk mengenalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sehingga masyarakat desa lain bisa melihat kemajuan desa tersebut. Disitulah poin naiknya branding yang dimiliki oleh sebuah desa.

Website Desa Moktesareh
Website Desa Moktesareh


Kelebihan Website Sebagai Sistem Informasi Desa

Pemilihan website sebagai media informasi desa di Kecamatan Kedungdung tentu saja bukan tanpa alasan. Ada beberapa kelebihan yang menjadikan website sangat tepat sebagai salah satu sistem informasi desa yang perlu Anda ketahui, diantaranya:

1. Biaya Murah

Keunggulan pertama adalah di bidang pembiayaan. Website adalah platform media online yang dibuat berdasarkan domain. Pembelian domain ini bisa dikatakan murah, karena sistemnya biaya per tahun.

Harga rata-rata dari Domain .com adalah Rp 100.000, sedangkan nutuk My.id adalah Rp 14.000. Harga tersebut terkadang sudah input SSL untuk mengamankan website. Sehingga, tidak heran jika Desa Kedungdung merintis sebuah website desa.

2. Perawatan Mudah

Dalam hal perawatan website, pemerintah Desa tidak perlu mengeluarkan banyak biaya. Pembelian template website desa, plugin, atau fitur tambahan lain bisa dilakukan dengan biaya yang sangat murah (bahkan gratis).

Asalkan sebuah website desa online di update secara berkala, dijamin akan tetap aman. Untuk menghindari serangan malware ataupun bot, bisa diberikan tambahan script ataupun plugin Anti-Malware.

3. Mencerminkan Desa Digital

Di zaman industri 4.0 menuju 5.0 ini, digitalisasi sangatlah masif terjadi di dunia. Maka dari itu, di tingkat desa pun tidak boleh ketinggalan. Desa harus memiliki website untuk menjadi desa digital.

Karena desa digital harus mampu mengelola sistem informasi desa dan pelayanannya dengan cepat dan terstruktur. Cara-cara konvensional harus mulai ditinggalkan, karena membuang tenaga, waktu, dan biaya.

4. Memudahkan Pelayanan Desa

Website desa dibuat tidak hanya untuk branding saja. Lebih dari hal tersebut, website desa bisa diintegrasikan dengan forum komunitas online untuk masyarakat, SMS Gateway untuk pemberitahuan, dan Management System pelayanan desa.

Karena itulah, pemerintah harus paham bagaimana cara membuat website desa. Sehingga website tidak hanya digunakan untuk posting kegiatan, tetapi juga bisa digunakan untuk memberikan pelayanan terintegrasi secara mudah dan cepat.

Baca juga Panduan membuat business plan yang baik dan benar

Penutup

Keputusan beberapa Pemdes di kecamatan Kedungdung menggunakan sistem informasi pelayanan berbasis website desa patut di apresiasi, hal tersebut bisa dikatakan menjadi langkah digitalisasi pelayanan pemerintah sehingga jauh lebih mudah diakses dan efektif. 


Author : Rony Brothers


LihatTutupKomentar