Panduan membuat business plan yang baik dan benar

business plan

Panduan membuat business plan yang baik dan benar. Apakah kamu akan memulai bisnis atau usaha baru dalam waktu dekat? Jika ya maka kamu perlu segera menyusun rencana bisnis atau business plan.



Apa yang dimaksud dengan perencanaan bisnis/business plan ? Business plan  adalah suatu pernyataan tertulis berisi maksud dan tujuan yang ingin dicapai dari sebuah bisnis.



Tujuan business plan  ini bersifat jangka pendek, menengah, dan panjang tergantung Bagaimana cara kamu mengembangkan bisnis tersebut. Supaya bisnis yang kamu geluti lebih terarah di sinilah pentingnya peranan sebuah business plan.  Selain itu business plan  dapat digunakan untuk mencari sumber dana, menaikkan level bisnis dan memprediksi masa depan bisnis.



Namun untuk membuat business plan  yang baik dan benar tentu tidaklah mudah banyak orang yang gagal dalam menyusun rencana bisnis ini. Pada dasarnya untuk membuat dan menyusun proposal business plan  ada beberapa point penting yang perlu di pahami. SUDUT DESA merangkum 11 panduan membuat business plan  yang baik dan benar.



1. Ringkasan eksekutif



Hal penting pertama yang harus dicantumkan dalam business plan  kepada calon investor adalah ringkasan eksekutif. Di bagian ini tulisan secara lengkap mengenai garis besar dan semua poin krusial dari bisnis kamu. Tidak perlu panjang lebar ringkasan eksekutif dapat disusun sebanyak 1 sampai 2 halaman saja. Gunakan pula bahasa yang singkat, padat, jelas, dan langsung pada pointnya, karena para calon investor biasanya tidak ingin bertele-tele.



2. Latar belakang usaha atau bisnis



Bagian berikutnya dalam membuat business plan  yang wajib yaitu ada latar belakang bisnis yang kamu jalankan. Latar belakang ini mencakup profil dan lokasi seberapa besar bisnis tersebut dan pencapaian apa yang telah diperoleh. Struktur perusahaan juga perlu kamu paparkan di bagian ini agar investor tahu siapa saja tim dibalik bisnis tersebut.



3. Visi misi perusahaan atau bisnis



Bisnis apapun yang saat ini tengah kamu geluti tentu punya visi dan misi yang akan dicapai. Visi adalah tujuan utama bisnis sedangkan misi adalah langkah-langkah apa yang dapat dilakukan untuk mencapai visi tersebut.

Dengan mencantumkan visi dan misi ini nantinya calon investor akan mengetahui secara jelas tujuan bisnis kamu



4. Sasaran bisnis 



Setelah itu penting pula dijelaskan terkait sasaran bisnis yang sedang dan akan yang kamu jalankan. Tentunya saat hendak memulai bisnis kamu dan Tim kamu sudah menentukan dulu siapa yang akan menjadi target bisnis dan target pasar kalian.



5. Produk bisnis



Dalam berbisnis pastilah ada produk yang akan kamu promosikan, baik itu produk berupa barang maupun jasa, atau bahkan keduanya. Di bagian ini kamu harus dijelaskan secara gamblang alasan mengapa kamu memilih produk bisnis tersebut. Ada baiknya serta pula manfaatkan apa yang disekitar dapat diperoleh dari produk bisnis tersebut. Memanfaatkan produk ini secara khusus bisa ditujukan untuk kamu sebagai pengelola bisnis atau secara umum bagi masyarakat atau konsumen. Paparkan juga secara jelas mengenai keunggulan dari produk atau ide bisnis yang kamu tawarkan.



6. Analisis pasar dan pemasaran



Pada bagian analisis pasar dan pemasaran kamu bisa menjabarkan secara detail tentang strategi Marketing apa yang kamu lakukan. Hal ini bertujuan mengetahui Langkah apa yang efektif untuk memikat konsumen dan mengalahkan para pesaing bisnis kamu.



Contoh strategi promosi untuk memasarkan produk bisnis misalnya double diskon, Give away, cash back, spesial member dan lainnya.



7. Analisis produksi dan distribusi.



Bagian ini menjelaskan secara detail terkait proses penerimaan produksi hingga distribusi produk bisnis. Apabila produk bisnis merupakan jasa maka Terangkanlah dengan jelas Bagaimana prosedur menyalurkan jasa kepada konsumen.



8. Analisis tenaga kerja atau SDM 



Sebuah bisnis akan sulit berjalan tanpa ada orang-orang yang berkompeten di bidangnya. Oleh karena itu pengalokasian sumber daya manusia sebagai tenaga kerja di setiap bisnis kamu harus dirincikan secara detail mungkin, dengan demikian produk bisnis akan semakin efisien untuk dipaparkan Jika jumlah tenaga kerja mencukupi.



9. Analisis keuangan dan modal



Dalam menjalankan bisnis keuangan, analisis keuangan dan modal adalah bagian terpenting karena itu kamu sangat perlu memasukkan dalam business plan. Analisis keuangan berisi, proyeksi pendapatan, pengeluaran, pengembalian modal, pengembalian investasi dan lainnya. 


Pada bagian analisis keuangan dan modal ada beberapa hal yang penting dijelaskan meliputi sumber pendapatan atau modal, biaya produksi, biaya marketing, biaya sewa tempat untuk lokasi bisnis jika ada, biaya pengadaan alat untuk usaha termasuk alat produksi dan alat tulis kantor, biaya transportasi dan akomodasi, biaya operasional harian, bulanan, sampai tahunan, gaji tim, termasuk gaji Direktur dan seluruh tenaga kerja, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan neraca keuangan



10. Rencana pengembangan bisnis



Salah satu bagian penting yang disoroti oleh calon investor adalah rencana pengembangan bisnis. Di dalamnya juga termasuk rencana ekspansi dan rencana keluar dari bisnis yang dijalankan. Di sini pula nantinya calon investor dapat melihat seberapa besar keseriusan kamu untuk mengembangkan sebuah bisnis.



 11. Analisis resiko bisnis



Setiap hal punya resiko termasuk bisnis. Dalam dunia bisnis berbagai resiko bisa saja muncul ditengah jalan mulai dari risiko operasional, resiko keuangan, resiko produksi, dan distribusi, hingga resiko manajemen. Paparkan juga strategi yang akan dilakukan dalam menghadapi dampak risiko tersebut.


Baca juga : Pengertian dan Jenis-jenis Ekonomi Kreatif

Itulah beberapa panduan membuat business plan  yang baik yang sudah kami rangkum untuk kalian.


Author : Rony Brothers


LihatTutupKomentar