Kapasitas Jalan Nasional Sampang-Bangkalan Overload, Madura Darurat Tol

Madura Darurat Tol

SUDUT DESA - Kapasitas Jalan Nasional Sampang-Bangkalan Overload, Madura Darurat Tol. Kemacetan di jalur jalan Nasional sampang-bangkalan masih menjadi persoalan serius yang tak kunjung teratasi.


kondisi tersebut di sebab kan oleh meningkatnya volume kendaraan di setiap tahun yang tidak diimbangi dengan kapasitas jalan yang tersedia,  sehingga berimbas pada kemacetan lalu lintas.


Kemacetan di jalan nasional sampang-bangkalan selayaknya tidak terjadi. transportasi yang berfungsi sebagai katalisator dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah tidak berjalan dengan sebagai mestinya.


Beberapa titik rawan kemacetan yakni di beberapa pasar hingga saat ini belum ada solusi permanen.


Pihak Pemkab terutama di Kabupaten Bangkalan sepertinya sudah kehabisan cara untuk mengatasi kemacetan beberapa pasar di jalur utama madura.


Tak jarang Kecelakan lalu lintas di jalur ini terjadi sehingga menambah komplit masalah kemacetan.


Kondisi tersebut mendapat komentar dari Miftahul Munir Tenaga pendamping Profesional kementerian Desa Provinsi Jawa Timur, menurutnya permasalahan yang sudah akut dan berlarut-larut ini menjadi kerugian yang cukup besar untuk wilayah madura dan sekitarnya terutama dari sisi ekonomi dan kesehatan.


“Akses jalan yang baik di suatu wilayah berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan juga akses kesehatan, tentu problema yang terjadi di jalan utama madura merupakan kerugian besar” ungkap pria yang kesehariannya di sapa Cak Miftah.


Tenaga Ahli Pendamping Desa Kabupaten Bangkalan Zainun Nasihin menjadi salah satu pengguna jalan yang merasakan dampak secara langsung karena dalam kesehariannya harus menempuh perjalanan dari kecamatan konang ke tempat kerja di kota bangkalan ia berharap permasalahan tersebut segera teratasi.


“Harus ada solusi dalam mengatasi problem transportasi di madura, Keberadaan jalan Tol di madura menjadi penting untuk di pertimbangkan oleh pemerintah karena Kapasitas jalan yang sudah tidak memadai khususnya jalur kabupaten Sampang-Bangkalan” tuturnya.


(*/rb)




LihatTutupKomentar