Pengertian dan Jenis-jenis Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif

SUDUT DESA, Pengertian dan Jenis-jenis Ekonomi Kreatif - Mengembangkan ekonomi kreatif berdasarkan potensi wilayah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu simak baik-baik ya!

Konsep ekonomi kreatif.

Apa sih yang dimaksud dengan ekonomi kreatif itu?


Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep bidang perekonomian di era ekonomi yang baru dengan mengutamakan kreativitas dan informasi yang mengedepankan sumber daya manusia yang memiliki ide dan pengetahuan yang digunakan sebagai faktor utama dalam produksi.


Karakteristik dari ekonomi kreatif yaitu ada 4.


1. Kreasi intelektual, mencakup kreativitas, keahlian dan talenta.

2. Berbasis pada ide atau gagasan

3. Pengembangannya tidak terbatas pada bidang usaha

4. Dan yang terakhir yaitu konsep yang dibangun bersifat relatif.


Ada apa saja sih sektor ekonomi kreatif itu?


Pemerintah mengidentifikasi lingkup industri kreatif mencakup 14 subsektor, yaitu meliputi; 1. Periklanan,

2. Arsitektur, 

3. Pasar barang seni,

4. Kerajinan,

5. Desain, 

6. Fashion,

7. Video film dan fotografi,

8. Permainan interaktif,

9. Musik, 

10. Seni pertunjukan, 

11. Penerbitan dan percetakan, 

12. Layanan komputer dan software, 

13. Televisi dan radio atau broadcasting, 

14. Dan yang terakhir ada riset dan pengembangan. 


Mari kita satu persatu tiap sektor ;


1. Periklanan

 

Coba kalian perhatikan sekarang banyak sekali kan iklan-iklan dengan konsep kreatif.

Nah kegiatan periklanan kreatif ini sangat memanfaatkan media dalam proses pendistribusian nya.


Kegiatan perikanan merupakan komunikasi satu arah dengan menggunakan medium tertentu. 


Kegiatan ini bisa meliputi Proses kreasi, operasi, dan distribusi dari perikanan yang dihasilkan. 


Periklanan ini bisa berupa iklan TV, Radio, brosur, iklan sosial media, spanduk, dan lain-lainnya untuk memasarkan produk atau jasa.



2. Arsitektur 

Ekonomi kreatif dan arsitektur berkaitan dari segi desain, desain interior sudah mulai berkembang pesat loh tidak hanya untuk desain di rumah tapi juga untuk desain perkantoran atau ruang publik lainnya. 



3. Pasar barang seni


Kegiatan ini berkaitan dengan perdagangan barang-barang asli, unik, dan langka serta memiliki nilai estetika seni dan sejarah yang tinggi.


Melalui lelang, galeri, toko, pasar swalayan, dan internet.



4. Kerajinan 


Kegiatan ini berkaitan dengan kreasi, produk dan distribusi produk yang dibuat atau dihasilkan oleh tenaga pengrajin yang berawal dari desain awal sampai proses penyelesaian produknya.


Adapun Contohnya seperti barang kerajinan yang terbuat dari batu berharga, serat alam atau buatan, kulit, rotan, logam dan yang lainnya.



5. Desain


Kreativitas ini berkaitan dengan kreasi desain grafis, desain interior, desain produk, desain industri, konsultasi identitas perusahaan dan jasa riset pemasaran serta produksi kemasan dan jasa pengepakan.



6.  Fashion 


Kegiatan ini berkaitan dengan kreasi desain, produksi barang, konsultasi lini produk, dan juga distribusi.



7. Video film dan fotografi


Video film dan fotografi merupakan kegiatan yang berkaitan dengan kreasi produksi video, film, dan jasa fotografi, serta distribusi rekaman video dan film.

Mencakup juga di dalamnya ada penulisan skrip, dubbing film, sinematografi dan lainnya.



8. Permainan interaktif atau game


Kegiatan ini berkaitan dengan kreasi, produksi, dan distribusi permainan komputer dan video yang bersifat hiburan, ketangkasan, dan edukasi. 


Sektor permainan interaktif bukan didominasi sebagai hiburan semata-mata, tetapi juga sebagai alat bantu pembelajaran atau edukasi. 



9. Musik


Musik ini berkaitan dengan kreasi atau komposisi pertunjukkan, reproduksi dan distribusi dari rekaman suara. 



10. Sektor showbiz atau seni pertunjukan 


Sektor showbiz atau seni pertunjukan merupakan kegiatan yang berkaitan dengan usaha pengembangan konten, dan produksi pertunjukan. 

Misalnya pertunjukan wayang, drama, musik dan yang lainnya.



11. Penerbitan dan percetakan


Sektor penerbitan dan percetakan kegiatan ini berkaitan dengan penulisan konten, dan penerbitan buku, jurnal, Koran, majalah, dan yang lainnya, serta kegiatan kantor berita dan para pencari berita. Sub sektor ini juga mencakup penerbitan perangko, materai, uang kertas,  dan juga penerbitan foto, percetakan lukisan,dan lain-lain.



12.  Layanan komputer dan piranti lunak atau software.


Kegiatan ini berkaitan dengan pengembangan teknologi informasi, termasuk layanan jasa komputer, pengolahan data, pengembangan database, dan yang lainnya.



13.  Televisi dan radio


Televisi dan radio berkaitan dengan usaha kreasi produksi, dan pengemasan acara televisi seperti kuis, reality show, infotaiment dan yang lainnya. Kegiatan ini juga mencakup penyiaran, transmisi konten acara televisi dan radio.



14.  Riset dan pengembangan


Riset dan pengembangan berkaitan dengan usaha inovatif yang menawarkan penemuan ilmu dan teknologi serta mengambil manfaat terapan dari ilmu dan teknologi tersebut.


Adapun Contohnya seperti penelitian dan pengembangan bahasa dan sastra, seni, serta jasa konsultasi bisnis dan manajemen.


Perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia.


Industri kreatif sudah ada sejak lama di Indonesia tetapi dulu masih disebut dengan istilah ekonomi industri dan ekonomi informasi.


Penggunaan istilah ekonomi kreatif dimulai pada tahun 2001 yaitu ketika john Howkins menerbitkan bukunya yang mengulas tentang industri kreatif. 


Ekonomi kreatif muncul sejak masa pemerintahan Presiden SBY dan berlanjut pada pemerintahan Presiden Joko Widodo sekarang ini.


Selain itu kemunculan industri di Indonesia juga dikarenakan mulai adanya masyarakat ekonomi ASEAN atau MEA yang sudah berkembang beberapa tahun sebelumnya. 


Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan ekonomi kreatif di Indonesia.

Baca juga Pengertian, Jenis, Penggolongan, Serta Kebijakan Umum Pengelolaan Aset Desa

Berdasarkan UUD 1945 pasal 33 ayat 1, 2, dan 3 strategi pemerintah untuk meningkatkan ekonomi kreatif antara lain 


1 menyiapkan insentif

2. Membuat roadmap industri

3. Memberi perlindungan hukum

4. Membuat program yang komprehensif

5. Membentuk Indonesia creative Council.



Author    : Rony Brothers

LihatTutupKomentar