Pentingnya Digitalisasi Desa Untuk Masa Depan Desa di Era Digital

Digitalisasi Desa
Digitalisasi Desa untuk pertanian

 

 

SUDUT DESA CLUB - Pentingnya Digitalisasi Desa Untuk Masa Depan Desa di Era Digital.

Kehadiran teknologi digital tidak hanya mempengaruhi berbagai aspek sendi-sendi kehidupan manusia dalam interaksi sosialtapi juga interaksi ekonomi dan lainnya turut serta terpengaruh dari kehadiran teknologi digital ini. Masih di bawah 10 persen Desa di indonesia menerapkan Digitalisasi Desa.

 

Bagaimana dengan Digitalisasi Desa, pentingkah?

 

Mari kita simak artikel berikut ini, ada tiga sub pokok bahasan yang akan kita bahas.

 

 

1. Perkembangan revolusi industri 4.0 di indonesia.

2. Teknologi di pedesaan

3. Digitalisasi ekonomi desa bagaimana potensi dan tantangannya.

 

Perkembangan revolusi industri 4.0 di Indonesia hari ini berada pada masa atau fase revolusi industri 4.0.

 

Dimana revolusi industri 4.0 merupakan fase keempat dari perjalanan sejarah revolusi industri yang dimulai pada abad ke-18.

 

Dunia mengalami 4 revolusi industri, dimulai dari revolusi industri yang pertama kali terjadi dengan penemuan mesin uap untuk mendukung mesin produksi.

 

Berbagai peralatan kerja yang sesuai dengan tenaga manusia atau hewan kemudian berhubungan dengan tenaga mesin.

 

Tampaknya produksi dapat di lipat gandakan dan didistribusikan ke berbagai wilayah secara masif dan massal.

 

Kemudian fase yang kedua adalah revolusi industri 2.0. Fase ini terjadi dengan kehadiran  energi listrik dan konsep pembagian kerja untuk menghasilkan produksi dalam jumlah yang lebih besar lagi.

 

Tingkatan masa ini terjadi pada awal abad ke-19 dimana aliran energi listrik mengispirasi para ilmuwan untuk menemukan berbagai teknologi.

Seperti mesin telegraf, lampu, maupun teknologi-teknologi yang lain.

 

Kemudian fase yang ketiga adalah revolusi industri 3.0. Dimana revolusi 3.0 ini ditandai dengan kehadiran mesin industri yang tidak lagi dikendalikan oleh tenaga manusia tetapi menggunakan program logic controller atau yang kita kenal dengan komputer. bagaimana mesin ini secara otomatis bergerak berbasiskan komputer.

 

Kehadiran teknologi komputer tersebut berdampak pada biaya produksi menjadi semakin murah, revolusi industri mengalami puncaknya pada saat ini.

 

Revolusi industri generasi keempat atau di era ini mendorong sistem otomatisasi di semua proses aktivitas teknologi internet yang semakin berjalan massif.

 

Tidak sebatas menghubungkan ratusan juta manusia di seluruh dunia tetapi juga menjadi basis bagi transaksi perdagangan secara online.

 

Seperti halnya di indonesia mulai bermunculan bisnis transportasi online seperti gojek, uber, grab, dan lain-lain.

Itu menunjukkan terintegrasinya aktivitas manusia dengan teknologi informasi, dan ekonomi menjadi semakin meningkat serta semakin menegaskan bahwa dunia dan kehidupan manusia telah berubah secara fundamental.

 

Saat ini kita hidup dan berada pada revolusi industri 4.0, dimana revolusi industri ini mengubah secara fundamental seluruh segi kehidupan masyarakat mulai dari cara hidup, cara beraktivitas, atau bekerja, berkomunikasi, berinteraksi dengan satu sama lain. Oleh karena itu digitalisasi desa menjadi sangat penting.

 

Demikian halnya dengan institusi sosial, ekonomi, politik yang dominan  mengatur kehidupan masyarakat turut serta mengalami perubahan secara fundamental. Akibat dari kehadiran teknologi digital mendorong atau dalam dalam tanda kutip memaksa semua aspek, semua lini, semua pihak untuk beradaptasi untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang sedang berlangsung.

 

Mulai dari aspek pertanian di pedesaan dan jenis usaha ekonomi lain di desa mau tidak mau harus adaptif terhadap perkembangan zaman.

 

Jika tidak maka kita bisa melihat bagaimana perusahaan-perusahaan yang tadinya berjaya, yang tadinya mapan, kemudian hancur ketika tidak mampu untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman.

 

Mereka tidak mampu melakukan inovasi yang bisa menyaingi teknologi-teknologi baru yang hadir dalam era teknologi digital.

 

Sebagai penanda hadirnya revolusi industri 4.0 kita tidak bisa memungkiri bahwa kehadiran teknologi ini memiliki dampak positif maupun dampak negatif.

 

Ada beberapa dampak positif yang bisa kita rasakan karena prinsip dari sebuah teknologi itu adalah memberikan kemudahan-kemudahan.

 

Kehadiran teknologi digital yaitu mempermudah aksesibilitas manusia dari berbagai aspek, termasuk aspek komunikasi sehingga kita mudah untuk melakukan komunikasi yang tidak lagi dibatasi dari jarak maupun waktu.

 

Seperti artikel yang kita bagikan kali ini kita berkomunikasi secara tidak langsung dengan sebuah platform digital, dimana platform digital ini bisa mentransfer pesan dari sumber kepada penerima.

 

Selain itu memudahkan juga terjadinya pertukaran informasi dan data dengan menggunakan email, website maupun newsgroup.

 

Kemudian yang ketiga dengan kehadiran teknologi digital mampu mempermudah dalam melakukan transaksi bisnis.

 

Kita sangat merasakan di era pandemic saat ini. Kita di haruskan membatasi diri untuk bisa keluar rumah. Akan tetapi untuk pemenuhan kehidupan sehari-hari tidaklah sulit. Kehadiran Teknologi Digital membuat tak sedikit kita menggunakan platform digital e-commerce sehingga kita bisa melakukan pemesanan kebutuhan kita di aplikasi dan di fasilitasi sampai ke rumah.

 

Ini adalah dampak positif yang dirasakan dari kehadiran teknologi digital.

Selain itu ada dampak negatifnya juga.

Disini kita menemukan sedikitnya ada 6 dampak negatif.

Yang pertama dari kehadiran teknologi digital ini bisa mendorong terjadinya digital Divide maupun digital inequality.

 

Terjadi kesenjangan akses terhadap digital, ketika ada satu wilayah yang masih minim infrastrukturnya, akses terhadap internet terganggu. Sedangkan kita tau kehadiran internet itu menjadi kebutuhan primer dan sangat mendukung bagi proses pendidikan di masa ini.

 

Ketika akses internet sulit maka kebutuhan akan pendidikan menjadi terganggu dan itu berdampak di kemudian hari.

 

Kemudian poin yang kedua dampak negatifnya adalah munculnya berbagai kejahatan cyber. Munculnya hacker, kemudian bully di berbagai media media sosial.

 

Yang ketiga sistem kerja. Dengan kehadiran teknologi, tenaga kerja berkurang sehingga meningkatkan jumlah pengangguran.

 

Lalu yang keempat kualitas sumber daya menurun Karena kita terbuai dengan teknologi digital.

 

Selanjutnya yang kelima kecanduan game online. Tak jarang kita menemukan anak-anak sekolah sudah kecanduan game online.

 

Terakhir ke-6 terjadi perubahan perilaku pada anak akibat terinspirasi dari konten-konten dari internet.

 

Ini dampak yang dirasakan oleh masyarakat pada anak-anaknya. Seringkali mereka mencari informasi yang sebenarnya masih belum sesuai dengan usia mereka. sehingga mendorong perilaku yang tidak baik karena terinspirasi dari konten yang mereka akses.

 

Digitalisasi Desa menjadi penting untuk terapkan dengan catatan yang bisa mensosialisasi pengunaan dengan baik dan akan menjadi aset digital untuk jangka panjang.  

Ini adalah dampak positif dan dampak negatif dari kehadiran teknologi digital.

Beberapa keberadaan keberadaannya dari kehadiran teknologi ini. bagaimana dengan Digitalisasi Desa

Kita bisa lihat mata pencaharian atau profesi yang paling rentan tergantikan.

 

Dengan kehadiran teknologi digital di antaranya bidang pertanian, kehutanan, perikanan, bidang industri kemudian ritel perdagangan, konstruksi, transportasi, administrasi. Bahkan di bidang pendidikan profesi seperti guru dosen itu akan tertekan dan sudah sangat dirasakan.

Hal tersebut di sebabkan karena semua bisa mencari tahu tentang informasi apapun melului mesin pencarian.

Segala informasi yang dibutuhkan bisa di dapatkan melalui mesin pencarian yang kita kenal dengan Google atau youtube.

Seseorang bisa belajar apapun, dan tentang apapun dari Google dan youtube.

Ketika kita tidak dapat meningkatkan SDM kita maka dengan sendirinya kita akan tersisih.

 

(*/rb

 
LihatTutupKomentar