Cara Mengatasi Inflasi Untuk Sahabat Desa


 

Cara Mengatasi Inflasi


Cara Mengatasi Inflasi. Setelah kemarin SUDUT DESA CLUB menjelaskan tentang definisi dari inflasi itu seperti apa, ciri-ciri yang bisa mengindikasikan terjadinya inflasi itu bagaimana. SUDUT DESA CLUB juga sudah menjelaskan tentang penyebab dan dampak terjadinya inflasi terhadap perekonomian itu seperti apa.

 

Sekarang SUDUT DESA CLUB akan menjelaskan bagaimana  Cara Mengatasi Inflasi. Jika para Sahabat di Desa mengetahui bagaimana cara mengatasi, paling tidak para sahabat di Desa bisa mengantisipasi terjadinya inflasi dengan langkah-langkah kecil yang bisa di lakukan di Desa.

Jadi buat sahabat SUDUT DESA CLUB yang ingin tahu dan mau belajar tentang bagaimana cara mengatasi inflasi di suatu perekonomian, baca artikel ini sampai selesai. 

Secara umum kita bisa tahu kalau cara mengatasi inflasi itu bisa dilakukan dengan memberlakukan kebijakan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah.

Contohnya adalah kebijakan moneter dan juga kebijakan fiskal. Kebijakan moneter dan juga kebijakan fiskal bisa mengurangi atau bisa mengatasi terjadinya inflasi di suatu negara.

CARA MENGATASI INFLASI

  • Kebijakan Moneter
  • Kebijakan Fiskal

Apa itu kebijakan moneter?

Kebijakan moneter ini bisa sangat membantu untuk mengatasi inflasi suatu negara Karena lewat kebijakan moneter ini, negara bisa mengontrol keluar masuknya uang. 

Jadi seperti jumlah uang yang beredar itu bisa diatur dan bisa dikontrol dengan kebijakan moneter. Pemerintah bisa mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat lewat memberlakukan kebijakan moneter.

Jenis Kebijakan Moneter

- kebijakan pasar terbuka 

Kebijakan pasar terbuka ini adalah kebijakan bank sentral. Dimana Bank Central akan mengurangi jumlah uang beredar dengan cara menjual SBI atau atau surat Bank Indonesia.

Dengan menjual SBI, bank sentral akan menerima uang dari masyarakat. Yang artinya jumlah uang yang beredar di masyarakat ini bisa dikurangi karena mereka itu pada membeli surat berharga Bank Indonesia ini. 

- Kebijakan diskonto 

Kebijakan diskonto ini adalah kebijakan di mana Bank Sentral mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara menaikkan suku bunga.

Dengan menaikkan suku bunga maka masyarakat pun kan akan berminat atau akan mau untuk menabung di Bank karena bunganya yang tinggi. Dengan bunganya yang tinggi diharapkan masyarakat bisa menabung Uangnya. Dan itu bisa mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat.

- Kebijakan cadangan kas 

Kebijakan cadangan kas ini adalah kebijakan bank sentral, Dimana mereka itu mengurangi jumlah uang yang beredar dengan menaikkan cadangan kas minimum. Sehingga bank umum itu harus menaikkan atau menahan uang lebih banyak di bank sebagai cadangan.

Dengan demikian jumlah uang yang beredar akan bisa dikurangi.

- Kebijakan kredit selektif 

Jadi kalau misalkan di masa deflasi atau di masa uang yang beredar nya sedikit, bisa digunakan kebijakan kredit longgar atau lebih gampang untuk kredit. Tapi  kebijakan kredit yang harus dilakukan di masa inflasi, adalah memberlakukan kebijakan kredit selektif, di mana kebijakan kredit selektif bisa mengurangi jumlah uang yang beredar karena dengan cara ini yang mau kredit ada yang mau pinjam di Bank itu semakin sulit.

Kebijakan kredit selektif ini bisa di lakukan dengan cara memperketat syarat-syarat pemberian kredit untuk memperoleh keuntungan dan melunasi kewajibannya.

- Kebijakan Sanering

Dalam menahan laju inflasi kebijakan Sanering dapat di lakukan,

Kebijakan senering adalah dimana bank central memotong nilai mata uang dalam negeri.

Kebijakan senering di lakukan jika negara sudah mengalami hiperinflasi atau inflasi yang di atas 100%.

Dengan memotong nilai mata uang itu maka nilai uang yang beredar dapat dikurangi.

Jadi Situasi seperti ini atau kondisi inflasi yang sangat tinggi bisa diselesaikan dengan Sanering. Tapi biasanya Bank Sentral tidak memberlakukan Sanering karena dirasa terlalu ekstrem.

Tapi hal ini pernah terjadi di Indonesia. Pada waktu itu di mana uang itu benar-benar dipangkas nominal Uangnya. Akan tetapi kalau misalkan inflasinya masih ringan dapat melakukan kebijakan-kebijakan di atas. 

- Menarik uang lama

Menarik uang lama juga bisa mengurangi jumlah uang beredar karena di sini uang lama itu dimusnahkan gitu jadi tidak ada lagi dan tidak berlaku lagi di masyarakat,dan ini juga pernah berlaku di Indonesia, dimana Indonesia dulu menarik uang 5 rupiah, 25 rupiah dan uang kertas 100 rupiah yang dulu warna merah gambarnya perahu

Tapi sekarang sudah tidak ada lagi karena sudah ditarik dan sudah tidak berlaku di masyarakat.

- Membatasi pencetakan uang baru 

Untuk mengatasi inflasi pemerintah itu harus membatasi pencetakan uang baru supaya jumlah uang yang beredar itu tidak terlalu banyak.

Dengan mengurangi pencetakan uang baru jumlah uang beredar itu bisa tetap stabil yang ada di masyarakat.

Ini adalah beberapa kebijakan yang bisa ditempuh dengan kebijakan moneter

Apa itu kebijakan fiskal

Kebijakan fiskal adalah kebijakan yang dilakukan pemerintah dengan cara mengubah penerimaan dan pengeluaran negara.

Untuk mengatasi inflasi pemerintah itu bisa melakukan kebijakan fiskal sebagai berikut;

Jenis Kebijakan Fiskal

- Mengurangi pengeluaran pemerintah

Untuk mengatasi inflasi pemerintah harus mengurangi pengeluarannya sehingga permintaan terhadap barang dan jasa itu akan berkurang yang pada akhirnya dapat menurunkan harga-harga.

- Menaikkan tarif pajak 

Untuk mengatasi inflasi pemerintah itu bisa menaikkan tarif pajak agar kenaikan tarif pajaknya akan mengurangi tingkat konsumsi di masyarakat.

Karena tingkat konsumsi berkurang maka permintaan terhadap barang dan jasa pun akan sedikit berkurang yang akhirnya akan menurunkan harga-harga.

Jadi kesimpulannya kalau kebijakan moneter lebih pada kebijakan dalam mengurangi jumlah uang yang beredar.

Kalau kebijakan fiskal ini lebih mengatur atau lebih manage jumlah permintaan penawaran, jumlah pengeluaran sama penerimaan di pemerintah.

Nah selain oleh kebijakan fiskal dan moneter sebenarnya kebijakan-kebijakan lain pun bisa diambil untuk mengatasi inflasi.

Cara Lain untuk mengatasi inflasi

- Mempermudah masuknya barang impor

Loh kok gitu kenapa? Karena dengan barang impor yang mudah masuk itu bisa mengakibatkan jumlah barang yang di dalam negeri itu jadi lebih banyak dan itu diharapkan mampu mengimbangi jumlah permintaan yang beredar dan mampu mengimbangi juga jumlah uang yang beredar. Dengan demikian permintaan pun bisa terpenuhi. 

- Menetapkan harga maksimum

Dengan metetapkan harga maksimum dimkasudkan agar harga-harga tidak naik.

Pemerintah bisa menetapkan harga maksimum agar produsen itu tidak bisa menjual melebihi harga maksimum.

Jadi kalau misalkan harga tertinggi nya ditetapkan 1.000 rupiah, penjual tidak bisa menjual lebih dari 1.000 Rupiah. Jadi walaupun permintaannya banyak tetap saja kalau harga maksimum nya di tetapkan harga-harga itu tidak akan naik. 

- Melarang penimbunan barang oleh produsen

Penimbunan barang produksi akan menyebabkan tidak seimbangnya barang dan uang yang beredar yang akan menyebabkan inflasi. 

(*/rb)
LihatTutupKomentar