Struktur Organisasi Karang Taruna, Kegiatan Karang Taruna, Tugas Karang Taruna, Fungsi Karang Taruna

Karang taruna Sudut Desa

S
udut Desa.Clu
b - 
Struktur Organisasi Karang Taruna, Kegiatan Karang Taruna, Tugas Karang Taruna, Fungsi Karang Taruna. Pada kesempatan kali ini, Sudut Desa.Club akan sharing tentang keanggotaan dan kepengurusan karang taruna.

Keanggotaan karang taruna menganut sistem aksioma pasif yaitu setiap generasi muda yang berusia 13 tahun sampai dengan 45 tahun otomatis menjadi karang taruna. Keanggotaan karang taruna sebagaimana dimaksud berasal dari generasi muda di tingkat desa atau kelurahan. Ketentuan mengenai keanggotaan karang taruna ditetapkan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga karang taruna. 

Untuk pelaksanaan tugas dan fungsi serta pemberdayaan karang taruna di bentuk kepengurusan di tingkat desa, kecamatan, kabupaten atau kota, provinsi, dan tingkat nasional. Hubungan internal tata kerja karang taruna antara pengurus tingkat desa atau kelurahan, kecamatan, kabupaten atau kota, provinsi, dan nasional bersifat koordinatif, konsultatif, konsulidatif, komunikatif, dan kolaboratif. 

Koordinatif artinya bersifat koordinasi yakni kegiatan yang dikerjakan oleh banyak pihak tersebut dalam 1 organisasi yang sederajat diharapkan dapat mencapai satu tujuan bersama dengan kesepakatan masing-masing pihak agar tidak terjadi kesalahan dalam bekerja, baik mengganggu pihak yang satu ataupun mengganggu pihak yang lainnya. 

Sedangkan konsultatif merupakan tindakan untuk meminta pertimbangan kepada bawahan sebelum mengambil keputusan. Konsulidatif sebagai organisasi sosial yang berjenjang, tentu karang taruna tidak bisa hidup sendiri dan pasti membutuhkan pihak lain di dalam berorganisasinya oleh karena itu, di perlukan sebuah kerja sama yang sesuai agar tujuan organisasi dapat tercapai. Salah satunya adalah dengan melakukan konsulidasi. Yakni tindakan yang dilakukan untuk memperkuat, menyatukan, dan memperteguh hubungan dan persatuan antar tingkat kepengurusan komunikatif dimaksudkan agar antar tingkat kepengurusan karang taruna senantiasa dalam keadaaan saling dapat berhubungan atau mudah di hubungi dan mudah dipahami atau dimengerti sedangkan kolaboratif dimana tingkat antar kepengurusan karang taruna dapat bekerja sama, berinteraksi, kompromi dengan elemen yang terkait baik itu individu, lembaga, dan atau pihak-pihak terlibat secara langsung dan tidak langsung yang menerima akibat dan manfaatnya. Pengurus karang taruna dipilih secara musyawarah dan mufakat dalam forum pengambilan keputusan masing-masing tingkatan dan harus memenuhi syarat sebagai berikut.

1. Warga negara indonesia

2. Berusia paling rendah 17 tahun

3. Berdomisili di wilayah masing-masing

4. Aktif Dalam Kegiatan Karang Taruna

5. Memiliki Kemauan Dan Kemampuan Dalam Berorganisasi Serta Aktif Dalam Kegiatan Pengabdian masyakat.

Kepengurusan karang taruna desa atau kelurahan dipilih, ditetapkan, dan di sah kan dalam musyawarah warga karang taruna di desa atau kelurahan dan dikukuhkan oleh kepala desa atau lurah setempat. Kepengurusan karang taruna desa atau kelurahan dilaksanakan untuk masa bakti selama 5 tahun. 

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya pengurus karang taruna desa atau kelurahan dapat membentuk unit kerja karang taruna di tingkat dusun, rukun warga, dan rukun tetangga sebagai pelaksana kegiatan karang taruna sesuai dengan kebutuhan. 

Pengembangan organisasi dan program kerja unit kerja tersebut berbentuk unit kerja di bidang sosial, unit kerja di bidang ekonomi, unit kerja dibidang pendidikan, unit kerja dibidang kesehatan, unit kerja seni dan budaya, serta unit kerja di bidang hukum. 

Pembentukan unit kerja tersebut harus melalui mekanisme pengambilan keputusan di karang taruna unit kerja di bidang sosial bertugas untuk: 

1. Menyusun rencana dan program kegiatan di bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat 

2. Melaksanakan koordinasi dan bekerja sama dengan instansi terkait dibidang sosial dan pemberdayaan masyarakat 

3. Melaksanakan kegiatan pembinaan pencegahan dan penanggulangan bencana alam, penyalahgunaan obat, narkotika, psikotropika, zat adiktif dan bahan berbahaya serta masalah sosial lainnya kepada manyarakat dengan koordinasi instansi terkait 

4. Pemberian rekomendasi permintaan sumbangan kepada masyarakat di lingkungan desa atau kelurahan

5. Melaksanakan pembinaan dalam rangka peningkatan peran serta masyarakat sedangkan unit kerja di bidang ekonomi bertugas antara lain:

1.sebagai pendorong untuk memproduksi barang dan jasa

2. Berfungsi untuk mengkoordinasi kegiatan perekonomian antar anggota karang taruna dan masyarakat

3. Sebagai pengatur dalam pembagian hasil memproduksi barang dari seluruh anggota masyarakat agar terlaksana seperti yang diharapkan

4. Menciptakan mekanisme tertentu agar distribusi barang atau jasa berjalan dengan baik unit kerja di bidang pendidikan bertugas untuk:

1. Melaksanakan program pendidikan yang terstruktur dan sistematis berbasis kompetensi

2. Melakukan program pendidikan khusus masyrakat ekonomi menengah dan kecil supaya memiliki kualitas sdm yang mumpuni

3. Mempertahankan dan meningkatkan keterwakilan anggota karang taruna dalam karuna tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, maupun provinsi.

4. Melakukan kaderisasi calon anggota pengurus karang taruna dengan melihat potensi sumber daya manusia yang memiliki kapasitas, untuk duduk di kepengurusan karang taruna

5. Mengidentifikasi kader-kader potensial untuk di kembangkan sesuai bakat dan kemampuannya untuk menjadi tim trainner yang handal yang berfungsi untuk:

1. Melanjutkan dan menetapkan pola dan sistem pendidikan secara terpadu dan berkelanjutan dalam rangka mencetak kader potensial

2. Membuat kurikulum atau silabus program pendidikan atau pelatihan.

3. Melakukan evaluasi pelaksanaan program pendidikan atau pelatihan tersebut sedangkat unit kerja di bidang kesehatan, tugasnya antara lain:

1. Edukasi tentang gizi masyarakat

2. Menyelenggarakan program promosi kesehatan masyarakat

3. Mengedukasi tentang pemberdayaan masyarakat untuk sadar kesehatan

4. Menyelenggarakan program penyehatan lingkungan

5. Menyelenggarakan program olahraga

6. Mengkoordinasikan dengan dinas kesehatan terkait tentang penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat, 

Sedangkan unit kerja bidang seni dan budaya mempunyai tugas antara lain

1. Melakukan koordinasi pelaksanaan seni pertunjukkan, seni media, diplomasi budaya, dokumentasi dan tenaga kesenian.

2. Melakukan pelestarian dan pengembangan kesenian

3. Membuat program pengembangan dan sarana dan tenaga kesenian dan budaya

4. Melaksanakan kerja dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kesenian

5. Melaksanakan dokumentasi dan publikasi di bidang seni pertunjukkan, seni rupa, seni media, dan tenaga kesenian

6. Pelaksanaan evaluasi dan laporan di bidang seni pertunjukkan, seni rupa, seni media dan tenaga kesenian.

Untuk unit kerja dibidang hukum bertugas untuk:

1. Mengkaji peraturan perundang-undangan yang berlaku di desa

2. Melaksanakan advokasi hukum 

3. Penataan organisasi dan tata laksana karang taruna

Kepengurusan karang taruna di tingkat kecamatan sampai tingkat nasional, dipilih dan ditetapkan dalam temku karya karang taruna dan di kukuhkan oleh camat, bupati atau walikota, gubenur atau menteri sosial sesuai dengan kewenangannya. Kepengurusan karang taruna ditingkat kecamatan sampai tingkat nasional dilaksanakan untuk masa bakti selama 5 tahun. 

Ketentuan mengenai keorganisasian kepengurusan serta pengesahan dan pelantikan kepengurusan karang taruna diatur lebih lanjut dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga karang taruna. Demikian penjelasan tentang keanggotaan dan kepengurusan karang taruna. Semoga bermanfaat

(*/rb)

LihatTutupKomentar

Follow by Email