struktur bumdes

struktur bumdes menurut permendes


Sudut Desa.Club - Struktur bumdes menurut permendes. Struktur bumdes telah di atur di dalam peraturan menteri desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi (permendes) nomor 4 tahun 2015 tentang pendirian, pengurusan, pengelolaan, dan pembubaran badan usaha milik desa.

Membentuk struktur organisasi menjadi keharusan dalam menjalankan  sebuah roda lembaga pemerintahan maupun non pemerintahan untuk mencapai tujuan di dirikannya organisasi atau lembaga tersebut. 

Struktur bumdes atau Susunan kepengurusan bumdes dipilih dengan cara demokrasi oleh masyarakat Desa melalui Musyawarah Desa sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi nomor 16 Tahun 2019 tentang Musyawarah Desa.

Struktur bumdes sendiri di bentuk agar ada kejelasan tanggung jawab terhadap tugas masing-masing. menurut permendes nomor 4 tahun 2015 Struktur Bumdes/Susunan kepengurusan organisasi pengelola BUM Desa terdiri dari:

1. Penasihat

Penasihat di jabat secara ex officio oleh kepala desa bersangkutan atau kepala desa di lokasi bumdes. Penasehat Bumdes sebagai pimpinan atau sering kali di sebut komisaris mempunyai tugas melaksanakan evaluasi dan memberikan nasehat kepada pelaksana operasional  dalam menjalankan kegiatan pengelolaan usaha desa, memberikan saran dan pandangan terhadap ihwal kesulitan yang sekiranya dianggap serius dan  konsekuensial bagi pengelolaan BUM Desa, mengendalikan pelaksanaan kegiatan pengelolaan BUM Desa. selain tugas, penasihat juga di bekali wewenang untuk meminta penjelasan dari Pelaksana Operasional tentang persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan usaha Desa, dan melindungi usaha Desa terhadap hal-hal yang dapat menyebabkan merosotnya kinerja BUM Desa



2. Pelaksana Operasional

Pelaksana operasional mempunyai tugas mengurus dan mengelola BUM Desa sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, di samping pelaksana operasional mempunyai tugas juga mempunyai kewajiban di antaranya melaksanakan dan mengembangkan BUM Desa agar menjadi lembaga yang melayani kebutuhan ekonomi dan/atau pelayanan umum masyarakat Desa, menggali dan memanfaatkan potensi usaha ekonomi Desa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa, melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga perekonomian Desa lainnya. Sama dengan penasihat, pelaksana operasional juga di berikan wewenang walaupun wewenangnya berbeda. Wewenang pelaksana operasional membuat laporan pertanggungjawaban keuangan semua unit-unit usaha BUM Desa setiap bulan, membuat laporan progres kegiatan unit-unit usaha BUM Desa setiap bulan, memberikan laporan progres unit-unit usaha BUM Desa kepada masyarakat Desa melalui musdes paling tidak di lakasanakan dua kali dalam setahun.

Pelaksana Operasional dapat disokong karyawan sesuai dengan kebutuhan dan harus disertai dengan uraian tugas berkenaan dengan tanggung jawab, pembagian peran dan aspek pembagian kerja lainnya

3. Pengawas

Berbeda dengan penasihat dan pelaksana operasional, pengawas tidak di bebani tugas. pengawas bumdes di dalam struktur bumdes hanya mempunyai kewajiban dan kewenangan. karena pengawas mewakili kepentingan masyarakat pengawas tidak di bebani tugas agar tidak terikat pada lingkup tata kelola bumdes dengan tujuan bisa memantau, menyuarakan apa yang menjadi masukan dan aspirasi masyarakat kepada Bumdes. Pengawas bumdes berhak dan mempunyai kewenangan menyelenggarakan Rapat Umum Pengawas untuk pemilihan dan pengangkatan pengurus, penetapan kebijakan pengembangan kegiatan usaha dari BUM Desa, dan pelaksanaan Inspeksi dan evaluasi terhadap manifestasi atau kinerja Pelaksana Operasional.

Bagaimana? sudah jelaskan bagaimana struktur bumdes itu sesuai peraturan perundang-undangan? Jika masih bingung atau ada hal yang belum jelas silahkan hubungi admin Sudut Desa.Club.

FAQ STRUKTUR BUMDES

Bagaimana Struktur Bumdes?

Struktur Bumdes terdiri dari

  • Penasihat
  • Pelakasana Operasional
  • Pengawas

Apa Tugas Penasihat?

melaksanakan evaluasi dan memberikan nasehat kepada pelaksana operasional  dalam menjalankan kegiatan pengelolaan usaha desa, memberikan saran dan pandangan terhadap ihwal kesulitan yang sekiranya dianggap serius dan  konsekuensial bagi pengelolaan BUM Desa, mengendalikan pelaksanaan kegiatan pengelolaan BUM Desa

Apa Tugas Pelaksana Operasional?

mengurus dan mengelola BUM Desa sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga


(*/rb)
LihatTutupKomentar

Follow by Email