Bagaimana cara mendaftar PKH? baca disini!

cara daftar PKH

Sampang
Sudut Desa.CluBagaimana cara mendaftar PKH? baca disini!
Banyak anggapan bahwa peserta yang mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah orang-orang tertentu yang sudah di kondisikan oleh para elit Desa, Dusun, RT, maupun RW. Apakah memang demikian?.
Disini Sudut Desa.Club akan membahas Bagaimana cara mendaftar PKH agar masyarakat memahami apakah benar kepesertaan PKH tersebut bisa di monopoli oleh elit Desa, Dusun, RT, maupun RW. Pada intinya PKH, BPNT yang di dalamnya ada program indonesia pintar (PIP) dengan kartunya Indonesia pintar (KIP, dan program Indonesia sehat dengan kartunya (KIS) adalah semua jenis bantuan sosial yang di peruntukkan untuk warga miskin dan kurang mampu dengan syarat kriteria tertentu. 
Keluarga dan atau orang miskin dan rentan yang terdaftar dalam data terpadu program penanganan fakir miskin, diolah oleh pusat data dan informasi kesehjahteraan sosial dan di tetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH dengan kriteria sebagai berikut,
1. Kriteria komponen kesehatan 
a) ibu hamil/ menyusui 
b) anak usia 0 sampai dengan 6 tahun
2. Kriteria komponen pendidikan
a) anak sekolah dasar (sd), madrasah ibtidaiyah(mi) atau sederajat
b) anak sekolah menengah pertama (smp), madrasah tsanawiyah (mts) atau sederajat
c) anak sekolah menengah atas (sma), madrasah aliyah(ma) atau sederajat
d) anak usia 6 s/d 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun
3. Kriteria komponen kesehjahteraan sosial
a) lanjut usia mulai 60 tahun keatas
b) penyandang disabilitas diutamakan penyandang disabilitas berat
Nama-nama penerima bantuan sosial PKH adalah beberapa nama yang tercantum di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau yang dulu di sebut dengan Basis Data Terpadu (BDT). Tidak semua nama-nama yang terdaftar di DTKS merupakan penerima bantuan sosial karena masih disesuaikan dengan peringkat kemiskinannya atau disebut desil kemiskinan. Ada 4 desil kemiskinan dalam DTKS dengan tingkatan sebagai berikut,
1. Desil 1 adalah peringkat paling rendah dimana keluarga penerimaan manfaat yang masuk desil 1 ini akan berhak mendapatkan PKH, KIP, BPNT, dan KIS
2. Desil 2 keluarga penerimaan manfaat yang masuk desil 1 ini akan berhak mendapatkan KIP, BPNT, dan KIS
3. Desil 3 keluarga penerimaan manfaat yang masuk desil 1 ini akan berhak mendapatkan BPNT, dan KIS
4. Desil 4 keluarga penerimaan manfaat yang masuk desil 1 ini hanya berhak mendapatkan  KIS
jadi yang perlu masyarakat luas ketahui walaupun ada warga yang tidak mampu atau miskin belum terdaftar di DTKS sampai kapanpun tidak akan pernah mendapat bantuan-bantuan tersebut di atas.
Nah bagaimana jika kita mendapati atau dari pembaca artikel ini merupakan keluarga pra sejahtera (miskin) agar mendapatkan bantuan tersebut? langkah pertama yang harus di lakukan adalah harus masuk di DTKS dulu. bagaimana caraya?.
Melalui mekanisme pemutahiran mandiri (MPM) yaitu dengan mendatangi pihak perangkat Desa supaya namanya bisa di usulkan masuk di DTKS. Usulan tersebut nanti akan di musyawarahkan di tingkat Desa/ Kelurahan dalam kegiatan Musyawarah Desa yang di inisiasi oleh BPD. Jika usulan itu di setujui maka nama warga yang di usulkan tadi akan di sampaikan pada bupati/walikota. akan tetapi usulan yang sudah di setujui tersebut masih di verifikasi kembali kebenarannya oleh pemerintah kabupaten/wali kota melalui Dinas Sosial. Walikota/kabupaten menyampaikan hasil verifikasi dan validasi tersebut kepada gubernur dan seterusnya.

(*/rb)


LihatTutupKomentar

Follow by Email